Tag Archive | contemplation

생 일 축하해요 Jazakumullah Khairan atas Selaksa Do’a itu….

Menghabiskan hari ini dengan wejangan dari ibu, bapak, mba Tias juga mas Djoko. Perkenankan kami semua bersua di jannahMu.

Entah.. mesti sungai kecil membelah pipi ini kalau dengar pesan dan harapan ibu sama bapak. Peluk, sayang selalu (=

Kontemplasi dan evaluasi diri, masih banyak yang harus dikoreksi

Jazakumullah khairan untuk keluarga, saudara, sahabat, teman dan guru kehidupan saya. Do’a serupa untuk antum/na.

Sebab do’a adalah kado terindah yang bisa teramini malaikat untuk dikabulkanNya.

Ya Allah, dari sinilah kami memulai rabithah itu.. cukuplah Engkau menjadi saksi.

Ibu sayang

Tambah dewasa ya dek. Sukses dunia akhirat, cepet lulus. Yang selalu mendo’akanmu.. Ibu.

Bapak sayang

Dek sukses skripsinya, dilancarkan semua urusan, jaga kesehatan jangan sampai opname lagi.

Cepet lulus & bahagia dunia akhirat. Yang senantiasa mendo’akanmu.. Bapak.

Mba Tias Agung Listiyarini Sayang

Dek, met milad, semoga diberi kelancaran di segala urusan, dimudahkan skripsi, cepet lulus.

Ujian TOEFLnya bagus. Sekolah lagi, sukses karir juga. Satu hal, FOKUS!!!

Pastikan ada progress report di setiap harinya. Kerjakan satu-satu. FOKUS ya dek ^^

Mas Djoko Supriyanto yang Baik

Cepet lulus dit, fokus penelitian. Segera sekolah lagi & sukses

Bambang Sudrajat

MOGA di usia skrg ini tambah sukses tambah berkah ,met ultah

Imam Sardjono

Salamun alaikum war wab. Nafas khidupan ini adalah anugrah untuk hidup penuh berkah n rahmah.

Beryukurlah atas nikmat yg stiap hari diberikan Allah swt pd kita semua.

SELAMAT ULANG TAHUN SOBAT…

Smoga diberikan panjang umur, sehat lahir batin, rizki cukup barokah dan penuh kebahagiaan serta sukses yang dicitakan,

billahit taufiq wal hidayah ‘alar ridho wahusnul khotimah, al-fatihah ..aamiin

Hero Rusmawan Putra

Met milad,barakallah fii umrik

Ibnu Faisal

Semoga mendapat yg terbaik dr apa2 yg diharapkan… :D

Wahyu Setyorini

Assalamu’alaikum. Wr. Wb. Met milad ya ukhti, semoga umur barokah dan semakin disayang Allah swt…

Semangat menapaki jalan keridhoanNya.. :)

Fajar Suprawoto

안녕하세요!

어떻게지내세요? Lanjut membaca

이슬람교도 Merenda Keteguhan dan Kesabaran

“Apapun yg qt lakukan” SELALU ada yg melihat. Minimal ALLAH. Bisa juga malaikat, jin qorin, syaithan,   manusia, hewan, tanaman & serta makhluq2 Allah yg lainnya.”

Sebuah pesan singkat yang Litha terima dari seorang teman. Pada mulanya agak ngeri juga, mengingat pesan tersebut dikirim sekitar jam 11 malam dan kondisi kos sudah sepi.

Namun.. ketika direnungi lebih lama sebenarnya ini menjadi suatu bentuk pengingatan bagi kita tentang adanya muraqabatullah. Allah senantiasa mengawasi kita di setiap kondisi, mengetahui apa yang kita pikirkan hingga hal terkecil bahkan untuk sebuah niat. Hal abstrak yang fisiknya tak bisa kita indra. Sebuah rem kendali terhadap perbuatan buruk kita.

Pribadi yang sadar akan pengawasan samawi (dari langit) pada hakikatnya menggunakan jasad sebagai sarana bagi ruh untuk menghamba pada-Nya. Betapapun sakit yang dirasa, payah yang semakin bertambah, kehilangan yang tak berkurang.. tak seharusnya menghentikan langkah kita untuk tetap teguh meniti jalan kebaikan.

Tsabat ini akan teruji ketika masalah muncul di depan kita. Bagaimana kita mengkonversi setiap masalah yang ada sebagai peluang untuk lulus ke tahap tingkat awal. Keberhasilan yang diraih akan menciptakan militansi sebagai kunci pembuka pintu-pintu keberhasilan berikutnya.

“… mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah,   tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh).  Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” Ali ‘Imran (3): 146

Mari kita cermati bersama ayat di atas. Tidak lemah karena bencana (red: ujian), tidak patah semangat. Sebab orang mukmin memandang hari akhir sangat dekat. Orientasi setiap aktivitas yang dikerjakakan berupa mihwar pada akhirat. Inilah yang menjadikan generasi para salafus shalih terus menerus berfastabiqul khairat.

Pernah dengar upaya yang ditempuh musuh-musuh untuk menghancurkan agama ini? Berapa banyak biaya yang ditelan untuk mempersenjatai Israel demi memblokade Palestina? Berapa waktu yang sudah mereka habiskan utnuk merancang serangkaian cara melenyapkan umat muslim?

Nah, sahabat!

Hendaklah kita hapuskan rasa inferior dalam diri ini, merasa rendah ketika berkompetisi. Padahal Allah telah menegaskan di ayat tersebut, “tidak (pula) menyerah (kepada musuh).” Sehingga ada perspektif positif yang bisa kita bangun. Kita sama-sama berkompetisi dengan musuh-musuh Allah namun yang membedakan kita dengan mereka adalah fastabiqul khairat. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Di sana ada sebuah harapan untuk mereguk pahala yang sekali lagi dibutuhkan kesabaran berlipat untuk meraihnya.

“Wahai orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu..”     Ali ‘Imran (3): 200

Akhirnya,

Dengan segala harap kepada-Nya, semoga kita senantiasa teguh dan sabar merenda pahala untuk dituai kelak.

Bumi Allah Solo, 3 Dzulhijjah 1432H

#diketik saat menata kembali kepingan-kepingan peta hidup (=

이슬람교도 Tetaplah Di Jalan Ini…!

Teruntuk seluruh saudaraku, terkhusus buat Litha sendiri…..

Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong [agama] Allah,
Niscaya dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu [QS. Muhammad:7]

Tribute to DLK’s Family of BIRO AAI UNS 2011

Akh Syafi’ul Umam, Akh Anjar Miska Prayoga, Akh Husein Nur Ariefin, Akh Rachmad Adi Riyanto
Ukht Kurnia Sari, Ukht Wahyu Setyowati, Ukht Ukhwatul Hasanah, Ukht Dian Kusumawati

Always… keep our VIRDAUS (VIsioner_DinAmis_religiUS) spirit

Entahlah, terkadang perjalanan yang jauh dan tidak pernah berakhir ini sering membuat kita lelah, capai, dan benar-benar letih. Hatta, keletihan itu sendiri terkadang tidak bisa digambarkan dengan visualisasi tertentu. Fase-fase inilah yang teramat sangat kita takutkan, kita khawatir suatu saat nanti kita tidak dapat lagi merasakan indahnya ber-Islam, indahnya berukhuwah, dan indahnya beribadah kepada Allah SWT. Kita juga mengkhawatirkan terjadinya disorientasi dalam dakwah yang sedang kita rancang.

Apapun ceritanya, ana, antum wa antuna, marilah kita berazzam agar kita tetap dan akan selalu senantiasa berada dalam rumah besar DAKWAH & TARBIYAH ini… Allahumma amiin

Tetaplah di sini saudaraku……

Di jalan keimanan ini… di jalan keislaman ini…. Tetaplah bersama-sama meniti jalan ini…. sampai usai. Kita semua mungkin sudah letih…. karena perjalanan ini amat panjang dan berliku. Tapi, bersiaplah di sini….. Jangan sekali-kali kita menjauh! Yakinlah kenikmatan pengorbanan yang kita teguk di jalan ini, jauh lebih banyak … ketimbang yang dilakukan orang-orang kebanyakan. Keindahan di sini, jauh lebih indah dari pada keindahan yang dibanggakan oleh orang-orang lalai itu.

Kita memperoleh puncak obsesi dan keinginan di saat kita mendapatkan ujian. Keinginan kita adalah apa yang dapat kita berikan untuk ISLAM dan kaum muslimin. Kegembiraan kita adalah bagaimana melihat hasil perjuangan da’wah kepada ummat. Obsesi kita adalah bagaimana bisa berbuat lebih banyak untuk ummat.

Terangilah hati dan jiwa kita untuk tetap bersama. Karena dengan itu eksistensi ukhuwah akan lebih terasa dan lebih indah. Hapuslah dzhon-dzhon yang ada dalam diri kita semua. Jangan cepat menyerah, putus asa, frustasi, apalagi cepat marah. Karena itu semua tak pernah membawa kita untuk mencapai kedudukan yg lebih mulia. Bukankah semua posisi yang lebih mulia selalu dicapai lewat pengorbanan yang luar biasa ????

Tetaplah disini saudaraku….

Tetaplah di jalan ini …. jalan keislaman…. jalan keimanan….. Tetaplah di jalan ini…. Walau hati ini perih…. walau jasad ini sakit…. Tetaplah di jalan ini…. Walau remuk tulang-tulang kita…. walau runtuh sendi-sendi kita…. walau habis cucuran keringat darah dan air mata kita…. Tetaplah di jalan da’wah ini…. Walau berkorban perasaan….. walau pahit menerima kenyataan….

Jalan yang kita tempuhi memang tak ringan. Banyak yang kita temui di jalan ini yang meninggikan asa dan harap kita. Namun, terkadang menghempaskan batin dan jiwa kita. Akan banyak yang kita temukan…. idealisme dan realitas bertempur, berperang, jauh masuk ke relung hati kita…. Hingga akhirnya jiwa kita harus mengalah…. apabila realitas jauh dari angan……..

Tetaplah disini saudaraku…. Kita akan memulai perjalanan yang lebih mendaki dan terjal. Tapi disanalah kita berharap bisa merasakan kenikmatan yang kita idam-idamkan….. Maka ucapkanlah “Alhamdulillah” atas semua keadaan yang kita alami…. Meski kebersamaan ini sungguh menguras keringat dan meletihkan sendi-sendi….

Tiada tulisan yang tergores di kertas ini selain karena kemudahan dan limpahan nikmat dari Allah ta’ala. Syukron jazakumullah khoiron katsir

Ukhuwah fillah..
It’s not how often
We seen each other
But… It’s how often
We pray and think about each other

Litha_Kos An-Nisa2
Saat jarum jam membentuk siku

6 Dhul-Qadah 1432

사랑 Because Everyday I Love YOU

I don’t know, but I believe

That somethings are meant to be

And that You’ll make a better me

Everyday I love You

I never thought that dreams came true

But You showed me that they do

You know that I learn somethings new

Because everyday I love You

‘Coz I believe that destiny

is out of my control

(Don’t You know that I do)

and You’ll never leave

until You love

with all Your heart and soul

It’s a touch when I feel bad

It’s a smile when I get mad

All the little things I’m

Everyday I love You

If I asked would You say yes

Together we’re the very best

I know that I’m truly blessed

Everyday I love You

And I’ll give You my best

Because everyday I love You

Sesungguhnya pada setiap waktu yang datang, maka bagi Allah atas dirimu kewajiban yang baru. Bagaimana kamu akan mengerjakan kewajiban yang lain, padahal ada hak Allah di dalamnya yang belum kamu laksanakan! Be Better in Every Time because Ibu and Bapak waiting for Your Success!! Fighting Litha!!!

휴식 JIKA ESOK TAK PERNAH DATANG

Kontemplasi atas perjuangan orang-orang yang telah mendahului belum lama ini…

Tony Edi Saputro…

Pak Lek Handoyo…

Mbak Nurul F. Huda…

Ustadzah Yoyoh Yusroh…

If tomorrow never comes…

Before the day comes

When there’s nowhere to run and hide

Though it places so far away

So, from deep in my heart

Litha would say sorry for my mistakes

Seandainya aku tahu, ini akan menjadi kali terakhir aku melihatmu tidur lelap. Tentu aku akan menyelimutimu dan menidurkanmu lebih nyenyak, seraya berdoa pada Allah agar meneguhkan hatimu dalam iman. Sekiranya aku sadar, ini menjadi saat terakhir melihatmu keluar dari pintu rumah ini, tentulah aku akan memelukmu dan mencium pipimu dan akan memanggilmu sekali lagi untuk mengucapkan salam kepadamu.

Jika saja aku tahu, inilah saat terakhir kudengar kau berdoa lirih dan khushu’, tentulah akan kuabadikan semua gerakan dan kata-katamu dalam videoku dan aku bisa memainkannya kembali di kemudian hari.

Kalaulah kau mengerti, saat ini tak kan berulang lagi, tentulah aku akan menyediakan waktu-waktuku dan mendekatimu seraya berkata, “Aku menyayangimu” berulang kali, meski aku tahu kau sudah menyadari betapa aku menyayangimu sepenuh hati.

Seandainya aku tahu, ini adalah kesempatan terakhir, tentu aku kan selalu bersamamu untuk berbagi hati bersama dan tentu saja aku yakin kamu selalu punya sesuatu untuk dibagi… tentu aku kan berbagi sekali lagi.

Tentu saja aku tahu bahwa kan selalu ada kesalahan dan kelalaian serta kekhilafan besok hari, dan juga aku selalu berpikir akan mendapat kesempatan untuk membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik dan benar esok hari pula.

Akan selalu ada hari lain utnuk mengatakan, “Aku menyayangimu” dan tentu saja kan ada hari lain untuk mengatakan, “Apa yang bisa kulakukan untuk membantumu?”

Tapi… kalau saja perkiraanku salah, dan itu memang salah ketika semuanya kusadari telah terjadi, tanpa menunggu esok hari, tentulah aku akan mengatakannya sekarang… mendoakanmu sekarang.. menidurkanmu lebih nyenyak hari ini… mengabadikan semua gerak-gerik dan kata-katamu hari ini…. Aku tentu tak akan berharap esok hari.. karena esok hari tak pasti.. tidak bagi semua orang.. dan hari ini bisa jadi Lanjut membaca

자유 FREEDOM OF PALESTINE

guachipelin.com

Gathered here with my family…. My neighbours and my friends. Standing firm together against oppression holding hands. It doesn’t matter where you’re from. Or if you’re young, old, woman or man. We’re here for the same reason; we want to take back our land.


Oh God, Thank You. For giving us the strength to hold on. And now we’re here together. Calling You for freedom, freedom. We know You can hear our call, ooh no. We’re calling for freedom, fighting for freedom.We know You won’t let us fall, oh no. We know You’re here with us.

No more being prisoners in our homes. No more being afraid to talk. Our dream is just to be free, just to be free. Now when we’ve TAKEN our first step. Towards a life of complete freedom. We can see our dream getting closer and closer, we’re almost there

Oh God, Thank You. For giving us the strength to hold on. And now we’re here together. Calling You for freedom, freedom. We know You can hear our call, ooh no. We’re calling for freedom, fighting for freedom. We know You won’t let us fall, oh no . We know You’re here with us.

I can feel the pride in the air. And it makes me strong to see everyone. Standing together holding hands in unity. Shouting out LOUDLY demanding their right for freedom. This is it and we’re not backing OUT. Oh God we know You hear our call.

And we’re calling You for freedom, freedom. We know You can hear our call ooh NO. We’re calling for freedom, calling for freedom. We know You won’t let us fall oh NO. We know You’re here with us

하느님에 대한 감사 DO YOU REALIZE THAT

We are born with two eyes in the front because we must not always look behind. But see what lies ahead, beyond us.

We are born to have two ears, one left one right. So we can hear both sides. Collect both the compliments and criticisms, to see which are right.

We are born with a brain concealed in a skull. Then no matter how poor we are, we are still rich. For no one can steal what our brains contains. Packing in more jewels and rings than you can think.

We are born with two eyes, two ears but one mouth. For the mouth is a sharp weapon, it can hurt, flirt, kill. Remember to talk less, listen and see more.

We are born with only one heart, deep in our ribs. It reminds us to appreciate and give love from deep within. Learn to love and enjoy being loved but do not expect people to love you the way or as much as you had love them. Give love without expecting love in return and you will find love more beautiful.


생 일 축하해요 TERIMAKASIH ATAS KERETA DOA MILAD TAHUN INI PART 2

.:: SYUKUR DI ROTASI MASA ::.

Bismillah….

Sejenak merentang lembaran peristiwa yang tertimbun dalam gugus-gugus ingatan masa. Hidup layaknya perjalanan dan kebergantian yang berotasi sepanjang waktu. Selalu ada yang datang bukan berarti yang lama lantas terlupa. Tercatat rapi dengan judul kenangan. Semuanya tak akan terulang. Namun…HIDUP ITU adalah suatu PERULANGAN.

.:: melangkah setelah 21th terlewat ::.

Begitulah hidup…

Berotasi… berputar… berulang-ulang. Tak selamanya menempati pucuk kejayaan yang gemilang. Tak selamanya pula terjerembab di kedalaman. Saat di atas pucuk BERSYUKURLAH karena itu adalah pencapaian. Di kedepannya masih ada langit tak terbatas. Saat terpuruk JANGAN MENYERAH! Inilah momentum terindah untuk mendorong diri mencapai puncak mentari. Sebab HIDUP adalah PERULANGAN….Samudera syukur dan cinta kepada sahabat-sahabat yang mendoa untuk seorang Talitha Huriyah. Yang sedang berjuang melukis kanvas hidup terbaik dari-Nya. Untuk keluarga, untuk bakti seorang anak, hormat seorang adik, bijak seorang kakak, harap seorang pemimpi dan untuk setiap untai kisah sarat makna yang akan diselami.

Sebab…

Tak ada kado yang lebih istimewa selain doa. Betapa sungguh, semat doa yang telah bergulir tidak hanya tersemai indah tapi juga merupakan sugesti bahwa diri ini masih menempati secuil ruang hati sahabat. Mungkin tak seberapa luasnya…. Namun jika ia rentangkan lengan dapatlah menyentuh kedua ujung, jika berdiri sedikit berjinjit maka kepalanya menyentuh langit-langit. Lanjut membaca

똑바로가다 GO STRAIGHT

flickr.com

Today.. another hard day. The unexpected stream of thumping heart. It can’t be forgotten even if I cover my eyes. Every second I’m gasping for air to keep me breathing. Once the freeze snow touches the heart. Though the tears no longer flow. What a tired step….

When it called dream run out on my mind. Like the spring scenery that’s too far away to be touched. Seem like finding for something that will never come back. Cause I don’t like this situation. Everything seems hopeless. Only hope tonight is the night I’m able to get nice dream. Nice dream….

Tears are rolling.. flowing…. The sky full of trouble stars. What do I have to do to make this better? Walking too slowly just like tortoise. Seem the dark cloud covers by rainfall. When I think about it, tears come. Because I’m weary… weary….

I must be thinking about warm wishes. To do at all, I’ll live different life for once. I am going to change myself right now. Even it’s hard, but I can. When tears are flowing again, it’s okay to cry so don’t hold back. I’m not the same person who full of weak. Go straight face the world wide, I’ll show my ability. Fly high to embrace all dreams. I can see it, I think I can. Fighting Litha! (“,