Arsip

이슬람 교도 SEPENGGAL KISAH DI NURUL HUDA UNS

Masjid kampus Nurul Huda UNS. Siapa yang tidak kenal? Rasanya setiap mahasiswa muslim UNS kenal dengan masjid yang akrab disebut eNHa atau sekarang NHIC (Nurul Huda Islamic Centre) ini. Masjid yang perlahan melangkah dalam perbaikan. Perbaikan tidak hanya dari segi fisik namun lebih jauh suatu langkah perbaikan membangun mega proyek peradaban Islam di kampus kita tercinta.

Masjid yang penuh kenangan indah nan berkesan. Pada musyawarah dengan beragam pemikiran. Pada diskusi ringan bersama kawan-kawan. Dibelai semilir angin sambil menunggu adzan. Juga pada majelis lingkaran penuh pengingatan. Masjid yang akan senantiasa kita rindukan. Kerinduan manis akan sebuah rumah Allah berhiaskan jejak perjuangan.

..dan bagi siapa saja yang pernah terbingkai nama eNHa di salah satu ruang jiwanya. Mari kita rehat sejenak… Meresapi, menyelami dan menyingkap ribuan hikmah yang menanti. Dalam rangkaian huruf tertata apik karya Taufik Ismail

RINDU MASJID
Aku diberitahu tentang sebuah masjid
Yang tiang-tiangnya pepohonan di hutan
Fondasinya batu karang dan pualam pilihan
Atapnya menjulang tempat tersangkutnya awan
Dan kubahnya tembus pandang, berkilauan
Digosok topan kutub utara dan selatan

Aku rindu dan mengembara mencarinya
Aku diberitahu tentang sepenuh dindingnya yang transparan
Dihiasi dengan ukiran kaligrafi Qur’an
Dengan warna platina dan keemasan
Berbentuk daun-daunan sangat beraturan
Serta sarang lebah demikian geometriknya
Ranting dan tunas jalin berjalin
Bergaris-garis putaran angin Lanjut membaca

이슬람 교도 Study Ukhuwah to Tutorial PAI UNY

One beautiful at sunny weekend morning..

Saturday, 31st March 2012. Alhamdulillah, the big project from campus, Study Ukhuwah Biro AAI UNS held well. We went to Tutorial PAI UNY, Jogja. More than 50 people join this event. We arrived at UNY in Masjid Mujahidin at 10.00 A.M. Hmm.. come to Jogja again. It was remind me with many friends of Da’wah Sekolah ‘DS’ Kota Jogja. Miss you all guys! ^_^

akhwat participant UNS-UNY

After dzuhur prayer there was focus group discussion. Shared together about each management pattern, curriculum of tutorial also fund rising system. There was unique something from Tutorial PAI UNY. The tutor was getting salary from their teaching, 1000 IDR for one hour. Meaning there are donation to support assistant of AAI’s event (come on Biro AAI, you too! :D ) This program of learning and fun can absolutely open the participant’s mind about Islamic development and management.

unfortunately it’s unsymmetrical ^_^

The last session was rihlah, we went to Parangtritis Beach. We played with the wave and enjoyed along seashore. Closed my eyes at the moment and recite subhanallah! Litha watched and marveled how Allah swt created all this living things so perfectly. Ah, I wrote the Biro’s logo on the sand ^_^ Lanjut membaca

요리 Masak Sate Qurban

..and this is it! Alhamdulillah rasanya layak makan ^^'

Sudah lama gak posting tentang masak. Hmm.. barusan dapat ‘peringatan’ halus tentang salah satu urusan ini. Kan di kos alat terbatas #alesan :D   Ceritanya pengen bikin sate, resepnya nelpon mba Tias dulu di rumah.

Litha: Assalamu’alaykum, mba Ti..as… kasi tahu cara bikin sate yang simple but delicious

Mba Tias: Wa’alaykumussalam.. haha, tobat de?

Litha: Jiann ~.~”

Setelah obrolan yang lumayan lama dan riweuuh akhirnya dapat resep ini, alhamdulillah simple. Akhirnya pagi-pagi buta ke Pasar Ledoksari, selatannya Stasiun Jebres bareng temen, hunting bahan.

Suasana Pasar Ledoksari

_____________________________________________________________________________________

Bahan:

Daging sapi, direbus, masukin kulkas H-1 biar empuk

Lalapan: Ketimun, tomat, selada, kubis Lanjut membaca

사랑 .. dan aku pun menyukaimu

There’s a special reason for this note

Litha just wanna steal a single moment out of my busy day

After read this poem (even copied) i feel more comfort

Making smile and this process should be on going

Process to finishing my obligatory Lanjut membaca

Sederhana


Wajah mereka sedehana, penampilan mereka bersahaja.

Pun sikap mereka apa adanya.

Tapi.. ada yang bercahaya di sana.

Namun.. ada yg memancar pada dirinya..

Juga.. ada yg melegakan di dalamnya.

Ketinggian ilmunya tak menjadikan ia menjulang

Namun merendah malai laksana padi

.:: ORANG-ORANG SEDERHANA ::.

Pada mereka aku belajar mengeja hidup Lanjut membaca

Lirik Lagu Jane Park Ieo Sana – Or After 이어사나 (Ending Theme) (OST Tamra The Island / Tempted Again 탐나는도다) Lyrics

(= sudah beberapa hari ini jarang baca-baca Han Geul, yuk ah.. belajar lagi biar ga lupa. Ini ada lirik ‘Ending Theme’ dari drama Tamra the Island. Litha ga nonton film ini (karena memang ga suka nonton drama Korea) , tapi suka soundtracknya aja. Insya Allah Han Geul-nya ga terlalu riweuuh. Lagunya enerjik dan bikin semangat (meski ada bagian terharunya T_T ), cocok bagi yang sedang banyak masalah. Jadi berasa di pulau tak berpenghuni plus pantai pasir putihnya.. Hmmm… calm down.

NB: jangan keterusan, kalo dah cukup balik lagi ke murottalnya ya.. hihi ^_^

Lirik Lagu Jane Park – Or After 이어사나 (Ending Theme)

(OST Tamra The Island / Tempted Again 탐나는도다) Lyrics

이어사나 이어사나 물로야 뱅뱅 돌아진 섬에
i-eo-sa-na i-eo-sa-na mool-ro-ya baeng-baeng do-ra-jin seo-me
이어사나 이어사나 먹으나 굶으나 물질 허영
i-eo-sa-na i-eo-sa-na meo-gu-na gool-mu-na mool-jjil heo-yeong
이어사나 이어도 사나
i-eo-sa-na i-eo-do sa-na Lanjut membaca

여행 Tour de Solo Jenang Festival

Friday’s ago Litha and DLK’s family of Biro AAI UNS (just akhwat) spent a fascinating soul mate outing together at Ngarsopuro. Ya.. there was the first Jenang Festival to commemorate the 267th anniversary of this city.

Jenang Mutiara 'Kenyo Mesem'

There were 4 people from DLK: Ukhti Wahyu Setyowati, Ukhti Anindya R. Puspita, Ukhti Anggalia Novika, Ukhti Arifah (U. Wahyu’s friend) and me. Wanna got it for free, but in fact no body from us enjoyed the porridge. The reason is.. we didn’t like to fought with many people (sereem T.T) and Litha didn’t want to get Typhoid Fever again (hehe.. apa coba).

Nasi Liwet

Many villages organization esp. from ‘Ibu-Ibu PKK’ and government agencies participated there. Litha love flower (esp. rose) so much, and Alhamdulillah I got the Laos Flower free from Lanjut membaca

SURAT CINTA UNTUK MUROBBI DI DAKWATUNA

Judul Buku : Surat Cinta Untuk Murobbi
Penulis : Ifa Avianty, Naqiyyah Syam, Fauzul Izmi, Sisri Dona, dkk
Penerbit : Paraplui Publishing, Yogyakarta
Cetakan Ke : 1
Tahun Terbit : Juli 2011
Tebal Buku : ix + 309 halaman ; 20cm

Romantisme Tarbiyah

dakwatuna.com – Awalnya, aku buta agama. Kemudian Allah membimbingku untuk mengenal sebuah nama, Tarbiyah. Maknanya adalah pendidikan. Pendidikan dalam seluruh aspeknya. Bukan sekedar pendidikan formal di bangku sekolah yang hanya mengejar ijazah. Tarbiyah bukan pula formalitas kosong yang minim makna. Maka, Tarbiyah kumaknai sebagai pendidikan asasi untuk menemukan jati diri kita yang sebenarnya.

Setelah perkenalanku dengannya, dunia serasa indah adanya. Bagaimana tidak kawan? Aku semakin mengetahui eksistensi diriku. Dari mana aku berasal? Untuk apa aku dicipta? Dan bagaimana seharusnya kujalani kehidupan yang dianugerahkan ini? Semuanya kutemukan dalam tarbiyah. Belum lagi keberadaan insan-insan Tarbiyah yang selalu menginspirasi.

Ada seorang ibu dengan 13 orang anak luar biasanya, Sebuah keluarga dengan 10 mujahid pencinta Al Qur’an, Para lelaki parlente yang cinta masjid, Ummahat anggun yang menjaga diri dengan hijab syar’i, Pekerja kantoran yang taat shalat, Pelajar pas-pasan yang menghargai waktu, Dan Para kuli yang senantiasa bercita-cita menjejakkan kakinya di surga, serta aneka profil lainnya yang sungguh sayang jika dilewatkan tanpa makna.

Maka, mengenal tarbiyah adalah syukur yang tak bertepi. Ketika ukhuwah manis rasanya, ia lebih indah dari pelangi. Ia lebih hangat dari sang surya ketika Dhuha, ia lebih sejuk dibanding mata air di tengah sahara. Dalam tarbiyah, ukhuwah adalah perekat yang kelak mengantarkan para pelakunya untuk reuni di surgaNya. Amiin.

Tarbiyah, membuat ukhuwah nampak luar biasa. Ia bukanlah basa basi tanpa arti. Ia benar-benar lahir dari lubuk yang paling dalam. Maka, meski mata tak pernah bersitatap, meski raga tak kunjung jua berjumpa, para pelaku Tarbiyah senantiasa berpelukan hatinya. Berpelukan dalam taqwa, berpelukan dalam rangka mencintaNya.

Bagi Anda yang belum kenal Tarbiyah, buku ini, mudah-mudahan, menjadi Lanjut membaca

PENGANTIN-PENGANTIN AL-QUDS DI KORAN SOLOPOS

Bersama teman-teman FLP Solo, Litha berkunjung ke kantor Redaksi Solopos. Belajar tentang tulisan-tulisan yang sesuai dengan karakter surat kabar ini bareng Mba Niken, Pak Sholahuddin Muzayin dan Mas Ichwan Prasetyo yang kesemuanya super ramah plus book addict. Sekalian berkeliling dari satu ruangan ke ruangan lain sampai ke ruang cetak koran dengan mesinnya yang super gedhe. Beberapa dari anggota FLP yang pernah ‘noelis’ meninggalkan rekam jejak di sana. Terimakasih Litha haturkan buat Pak Sholahuddin Muzayin Litbang Solopos yang sudah mau meresensi (insya Allah) buku kami.

Kumpulan Cerpen Merindu Palestina

Husam duduk bersimpuh di depan pusara Riqqah. Sudut matanya perih. Ternyata takdir hanya mempertemukan mereka sekali saja.

Senyum cantik dalam wajah yang tertunduk, terekam kembali dengan manis dalam blitz memori pemuda itu. Tak dapat dibendung, tangisnya pun mengalir.“Aku pasti akan menyusulmu, Riqqah” rintih Husam

Untuk kekasihku Husam, Maafkan harus melewatkan hari bahagia kita. Syaikh Yahya Afaneh adalah minyak bagi obor semangat salah satu brigade pejuang negeri kita. Beliau dalam keadaan gawat. Dan satu-satunya orang yang diharapkan dapat menolong adalah aku. Dengan surat ini kumohon izin dan ridamu, suamiku. Dan bila nanti aku tidak bisa pulang, semoga Allah mempertemukan kita di surga-Nya. Semoga Allah merahmati.. Riqqah Husam membuka lembaran itu perlahan… “Dan ini surat terakhir Riqqah untuk Akhi Lanjut membaca

결혼 The Month Full of Walimah 10.. Magelang was so funny!

Assalamu’alaykum

..:The Bride:..

Litha was happy to be attending my sister also teacher’s walimah and the couple is my blogger friend. Yaa.. it reminds me that ‘dunia tak selebar daun kelor.’ This is my second journey went to wedding reception with the same persons, they were Mba Astuti Widyawati, Mba Hasna Amania, Mba Dwi Susanti, Akh Hero Rusmawan Putra and Mas Deni Purnama. But.. on this time there was Mba Asri Nafia Dewi, Mba Arum Wulandari and Mba Aulia Rahma.

The Green Wedding Card

On Sunday, Nov 20th 2011, we went to Magelang together with the great driver, Akh Hero. By the way you were inspiring also made me envy! From here Litha got my target, have to get car driving license! Hehe ^_^ As long as journey, the dizzy attack me and Mba Astuti… zz.. zz…zzz. We change place one another and it could decrease it.

The most major event was held at Magelang 4th Senior High School Hall and we arrived there at 11.15 am. It was Ms. Widita’s turn become the center of attention, so sweet and adorable. She was accompanied by Mr. Ardhie on the luxurious grey bridal apparel. He is a lucky guy to be married to her! :)

~friends and the beautiful bride~

I saw the unique food there, so… the grape takes on the bamboo stick and we have to rotate it on the mini chocolate waterfall. So cute and marvelous (for me)! Two thumbs up for the wedding interior design, it was beautiful.

Our back to Solo was having a little problem about barter the car. Alhamdulillah it covered with funny, stupid, cheer and great chat from Mba Arum, Mba Aul, Hasna and Mas Deni. The other people?… We were loyal listener, haha. Sheila on 7, Ada Band or Letto sometime Korean music played all along journey. Nasyid??? It’s the last number! Eleuh.. eleuh! #Smile guling2. Joke and laugh forever during this journey…. The event, especially the journey was special, memorable and very close to my heart. Thanks for all to save my butterfly brooch ^^V Hope we’ll meet on the same exciting journey again.

souvenir: batik tissue case

Barakallahulakuma wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair to:

Mba WIDITA ISMURNIATI

      (My Sister also Teacher)

&

Akh ARDHIE MURCAHYA

(My Blogger’s Friend)

May Allah make it a lasting also a most memorable marriage. Best wishes for both of you as well as future days. Hope you have a blissful life as a husband-wife to make a sakinah, mawaddah, rahmah wa da’wah family :)

Best Regards

with jasmine bride

Talitha Huriyah